Senin, 04 Maret 2013

Proud Of Your Love Chapter 2



     Otakku tidak bisa menerima semua pelajaran yang diberikan guru sekarang. Padahal aku harus mengikuti tes masuk universitas 2 bulan lagi dan yang sedang di bahas adalah soal yang akan ada dalam tes tersebut. Pikiranku masih belum bisa pulih dengan kejadian waktu itu di tambah lagi aku dan Yu-mi masih perang diam. Padahal ini sudah lewat 2 hari pertengkaran kami, sebenarnya aku juga  tidak tahan jadi aku berniat mengajak dia keluar untuk memperbaiki setelah pulang sekolah.
     “Yu-mi” kataku lembut ketika kami melintasi halaman sekolah.
     Ye”.
     “Kau mau kemana, aku ikut” kataku lagi, waktu Yu-mi sampai  diparkiran. Dia berbalik sambil menatapku judes, membuatku teringat profersor Minerva di Harry Potter yang selalu tersenyum sinis. Sebelum aku meminta maaf Yu-mi sudah berhambur memelukku.
     “Na-rim maafkan aku, aku tidak bermaksud membuatmu kesal, sungguh”.
     “Aku juga minta maaf seharusnya aku tidak melimpahkan kekesalanku kepadamu” jawabku sambil merapikan rambut Yumi yang berantakan.
     “Jadi, sekarang kita berbaikkan, aku akan tepati janjiku untuk menemanimu melihat DBSK, karena aku juga aku harus bertemu Park Yoo-chun, aku mau minta maaf juga padanya”.
     Mwoya”teriak Yumi kaget, mukanya lebih shok dari pada waktu aku marahi. “memangnya ada apa sampai kau harus meminta maaf kepadanya”tuding Yu-mi dengan muka yang cemberut. “emangnya kalian pernah ketemu dimana lagi, Kenapa tidak pernah cerita padaku” Dia mencengkram kedua bahuku dan mulai mengintrogasiku tanpa memberikan aku peluang untuk menjawab.
     “Yu-mi, Yu-mi dengar dulu aku kan belum berbicara tenang dulu”. Sepertinya penyakit fans berlebihan tingkat berbahayanya mulai kambuh. “Tenang dulu dong baik aku ceritakan” Setelah aku cerita, akhrinya dia  mulai tenang bercampur sedih karena aku menceritakan versi lengkapnya dengan pengkhianatan Lee-sung juga.
     “Na-rim maafkan aku” katanya sambil malu-malu karna dari tadi dia seperti orang gila menuduhku sembarangan. “aku turut bersedih untukmu, tenang kau pasti akan mendapat yang lebih baik darinya, kau sudah beritahu siapa saja” Aku menunduk dan menggelengkan kepala perasaanku mulai terluka lagi kalau aku mengingat kejadian itu.“Kau tidak usah sedih lagi dong, kau tidak apa-apa kan?” tanya Yu-mi prihatin.
     Ne, gwaenchanha” kataku lagi.
     “Yang penting kau sudah tahu semuanya dan itu membuatku lega ayo kita pergi”Ajaknya sambil melingkarkan tangannya di bahuku.



     Aku dan Yu-mi masuk disebuah café di kawasan Gangnam, kawasan ini memang mempunyai banyak tempat untuk anak muda. Cafe W bergaya ala eropa yang simple, Dengan dua lantai di atas dan yang lantai dasar dibawah dihubungkan dengan tangga untuk lantai atas, didalamnya sudah dipenuhi kurang lebih 100 fans cewek, lantai dasar sudah dipenuh jadi kami mengambil tempat diatas, tepat didepan pagar lantai atas sehingga kami mendapat pemandangan yang langsung kepanggung. Setelah menunggu 10 menit akhirnya dari samping café para anggota DBSK keluar disambut teriakan histeris dan tepuk tangan meriah dari para cassisopeia sebutan untuk para fans DBSK.
     Yang pertama keluar adalah Jae-joong, dia menggunakan celana jins dengan baju kaos tangan panjang warna putih bergaris hijau muda dengan rambut dan senyumannya yang khas, membuat semua cewek berteriak histeris, setelah itu, Jun-su dengan celana jins dengan baju kemeja biru membuat dia terlihat sangat berkharisma dan perfect. Lalu, Yoo-chun dan Chang-min, Chang-min terlihat manis dengan baju putih bergambar tokoh manga  atom. Dia tersenyum malu kepada para fans yang masih histeris seperti habis tersiram air keras ke badan mereka sehingga mereka berteriak sampai pita suara mereka mau terlepas. Yoo-chun terlihat cool dengan baju kemeja putih bergaris yang dikeluarkan ditambah dengan kacamata membuatnya tambah cute, ketika melihatnya perutku mulas tidak jelas mungkin aku terserang penyakit nervous. Dan yang terakhir muncul adalah Yun-ho dia memakai baju kemeja yang ditambah dengan baju kaos membuatnya tampak rapi dan dewasa.
     Teriakan histeris para fans makin menjadi membuat aku merasa kesal sendiri pikirku “mengapa mereka harus repot-repot berteriak kan DBSKnya udah ada”.
     “AAAAAHHH!SARANGHAE” semua berteriak “DONG BANG SHIN KI SARANGHAE” sepertinya jika  menunggu lama lagi para cewek-cewek ini akan meletus seperti gunung berapi.  Yu-mi juga ikutan berteriak menyambut kedatangan para pangeran Korea itu.
     Seorang wanita berumur 30an mengambil mike dan mulai berbicara. “Annyong hashimnikka” sapanya sopan. “Terimakasih kalian semua sudah datang kesini untuk jumpa fans bulanan, hari ini sangat special karena Dong Bang Shin Ki hadir disini bersama kita. Serentak suara tepuk tangan terdengar, spontan Yun-ho mengambil mike yang telah disiapkan untuknya dan berkata“gamsahamnida” kepada seluruh fans membuat mereka berteriak lagi.
     Aku masih terus memperhatikan Yoo-chun dan mencari ucapan maaf yang tepat yang akan aku katakan padanya, “mungkin aku bisa bilang Yoo-chun kemarin itu aku sedang kemasukan roh jahat jadi aku bicaranya sembarangan dan membuatmu binggung” atau “mungkin, aku bilang saja kemarin itu hantu kembaranku yang berpura-pura menjadi diriku sehingga aku bicaranya seperti itu”. “Aduh apa sih yang aku pikirkan kan intinya cuma minta maaf kok susah banget” kataku sendiri. Apa yang harus aku katakan.
      “Yu-mi, Yu-mi” aku memanggilnya tapi sepertinya dia sudah terhipnotis sehingga tidak mendengarkan aku. “Yu-miiiii,,,,” teriakku di telinganya membuatnya terloncat kaget dan hampir jatuh dari bangku.
     “Ada apa sih ngeganggu tahu” omelnya.
     “Gimana dong apa yang harus aku katakan kepada Yoo-chun, aku binggung nih”.
     “katakan aja kau minta maaf lalu semua masalah akan selesai”. Katanya meyakinkan aku  sambil tersenyum yang dipaksakan dimukanya yang mengatakan,  “jangan ganggu kesenanganku melihat para malaikat ini.
     Semuanya tampak asik pada sesi tanya jawab semuanya sangat bersemangat dan pertanyaan yang ditanyakan juga aneh-aneh. Ada seorang cewek yang menanyakan “tipe cewek apa yang  Chang-min suka” sedangkan cewek tersebut bersedia menjadi pacarnya. yang Chang-min jawab adalah “kalau bisa cewek itu harus girly dan mengerti dia dengan mudah karena dia sangat pemalu dan pendiam”, membuat para fans ber ahh,ohh ria dengan jawabannya itu. Jae-joong menyanyikan lagu Craig David “Unbelieveable” dengan acoustic dan Jae-joong menyanyikan lagu itu dengan sempurna seperti Craig David.
     Sedangkan Jun-su ditanyai “kenapa orang yang dia ajak kencan adalah orang yang akan menjadi istrinya?”. Dia menjawab “dia tidak mau kencan dengan banyak wanita dan jika dia sudah mengajak seorang wanita pergi kencan berarti dia sudah yakin wanita itu yang akan dia nikahi”  Kebanyakan yang ditanya fans adalah kehidupan percintaan mereka tapi mereka tidak keberatan untuk menjawab semua pertanyaan itu walaupun dengan sangat diplomatis.
     Yun-ho mendapat tantangan dari para fans untuk ngedance ala Justin timberlake lalu Yun-ho melakukannya dengan sempurna, membuat semua orang tercengang, gayanya sangat enerjik dan rapi.
     Yoo-chun juga kebagian ditanyai oleh para fans “kencan impiannya apa?”. “Aku akan mengarang sebuah lagu untuk pacarku” jawab Yoo-chun. Ditengah acara DBSK membawakan beberapa lagu yang diminta oleh fans. Setelah mendengar lagu mereka aku sangat suka lagu yang berjudul “Hug” sangat mendalam artinya apalagi harmonisasi vocal mereka membuat para fans ikut bernyanyi bersama.
     Saat istirahat banyak fans yang bercerita dengan DBSK, banyak juga yang minta foto dan ada yang bernyanyi bersama anggota DBSK. Yu-mi yang disampingku diam-diam telah turun dan bernyanyi bersama-sama Yun-ho dan Jae-joong. Aku terkejut sekali ketika beradu pandang dengan Yoo-chun, Jantungku seperti ingin tercabut dari tempatnya. Aku sangat gugup sehingga aku berpikir ingin pergi dari sini, bagaimana kalo dia naik kemari dan memarahiku atau dia permalukan aku diatas sini, apa yang harus aku lakukan. otakku mulai kacau memikirkan segala kemungkinan yang mengerikan, lalu aku melihat sebuah pesan pada balik kertas teh yang aku minum berbunyi “TIDAK ADA TEMPAT KEDUA UNTUK PARA PECUNDANG”, kata-kata itu langsung membuat aku mendapat banyak keberanian yang muncul tiba-tiba, tepat sekali kata-kata itu aku harus berani Han Na-rim bersemangat! Aku menghibur diriku sendiri. Aku melangkah turun dan langsung berjalan kearah yoochun.
     Ya,,,Yoo-chun oppa” Aku merasakan tanganku sedingin es, otakku beku sepertinya aku langsung menderita sindrom speakless mendadak, hebatnya  aku tidak memusingkan banyaknya mata yang sedang memandangi tingkahku.
     Wae” jawabnya singkat.
    Dia berbalik, dan  bediri berhadapan denganku, aku seperti kehilangan semua kata yang sudah aku siapkan dari tadi.
     “Emm,,,emm. aku, aku ingin meminta maaf, maaf kemarin aku sudah membentakmu, maafkan aku” aku mengatakanya sepelan dan secepat mungkin. Aku memandanginya langsung tepat kematanya, berharap dia mau memaafkan, aku sambil mengigit bibirku sekuat mungkin berharap bibirku akan habis aku makan. Dia hanya diam saja dan masih memandangi aku juga. Sepertinya, dia masih mempertimbangkan apakah dia akan memaafkan aku atau tidak.
     Hey…I still waiting” Kataku sambil tersenyum padanya.
     Dia tersenyum kepadaku yang masih binggung, “tidak apa-apa lagian aku tidak marah atau tersinggung kok, Aku sudah maafkanmu dan aku tidak pernah berpikir untuk marah padamu” lanjutnya, tetap tersenyum dengan senyumannya yang manis, tangannya mengacak-acak rambutku pelan.
     “Baikan?” Tanya Yoo-chun sambil menunduk ke depan wajahku.
     Ye, baikan” Balasku sambil menggenggam tangannya dan tersenyum, aku yakin saat ini mukaku pasti seperti kepiting rebus merah karena malu. Saat berbalik badan aku melihat semua orang memandangi kami dengan mata yang mencurigakan. Yoo-chun tersenyum dan menjelaskan secara singkat kepada semuanya termasuk semua anggota DBSK yang sejak tadi binggung dengan apa yang terjadi sebetulnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar